(0741) 40131 jambipta@gmail.com

GEDUNG PTA OK

Ternyata ada kemiripan antara hari jadi Provinsi Jambi dengan hari jadi PTA Jambi. Kalau hari kelahiran Pemprov Jambi jatuh pada tanggal 6 Januari 1957, sementara PTA Jambi lahir 6 Februari 1993, saat ini usia Pemprov Jambi 69 tahun sedang PTA memasuki usia 33 tahun. Selisih 36 tahun, usia Pemprov dibanding PTA. Usia 33 tahun untuk sebuah institusi masih tergolong muda, karena ia akan terus eksis sepanjang NKRI masih tegak.

Memaknai Ulang Tahun PTA Jambi ke-33

Tiga puluh tiga tahun bukan sekadar hitungan usia, melainkan jejak pengabdian yang panjang dalam menegakkan keadilan dan menjaga marwah peradilan. Pengadilan Tinggi Agama Jambi telah tumbuh bersama dinamika zaman, menghadapi perubahan sosial, tantangan hukum, serta tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.

Memaknai ulang tahun ke-33 berarti menengok ke belakang dengan rasa syukur—atas dedikasi para pendahulu, kerja keras aparatur, dan kepercayaan masyarakat—pada saat yang sama menatap ke depan dengan tekad yang diperbarui. Integritas, profesionalitas, dan pelayanan yang berkeadilan bukan hanya slogan dan jargon, apa lagi hanya isapan jempol tetapi nilai yang harus terus hidup dalam setiap putusan dan layanan.

Di usia yang cukup matang ini, PTA Jambi diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, semakin responsif terhadap kebutuhan pencari keadilan, serta semakin kokoh dalam menjunjung nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Inovasi layanan, transparansi, dan akuntabilitas menjadi kunci agar peradilan agama tetap relevan dan dipercaya.

Ulang tahun ke-33 adalah momentum untuk memperkuat komitmen: melayani dengan hati, memutus dengan nurani, dan bekerja dengan integritas. Semoga PTA Jambi terus menjadi pilar keadilan yang memberi kepastian hukum, keadilan substantif, dan kemanfaatan bagi masyarakat.

Transformasi Peradilan Menuju Pelayanan Modern dan Humanis.

Inilah tema pokok ulang tahun PTA ke 33  "Transformasi Peradilan Menuju Pelayanan Modern dan Humanis", adalah peradilan merupakan upaya berkelanjutan untuk mewujudkan sistem peradilan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada keadilan substantif, dengan menempatkan manusia sebagai pusat pelayanan.   Transformasi ini menekankan dua pilar utama: modernisasi sistem dan penguatan nilai-nilai humanis.

1. Peradilan Modern: Adaptif, Digital, dan Transparan

Peradilan modern ditandai dengan pemanfaatan teknologi dan tata kelola yang baik (good governance), antara lain:

  • Digitalisasi layanan peradilan seperti e-Court, e-Filling, e-Payment , e-Summon dan e-Litigation persidangan elektronik untuk mempercepat proses dan mengurangi biaya.
  • Integrasi sistem informasi guna meningkatkan akurasi data, keterlacakan perkara, dan pengambilan keputusan berbasis data.
  • Transparansi dan akuntabilitas melalui akses publik terhadap informasi perkara, putusan, dan kinerja lembaga peradilan.
  • Penyederhanaan prosedur agar layanan lebih cepat, pasti, dan mudah dipahami masyarakat.

2. Peradilan Humanis: Berkeadilan dan Berempati

Peradilan humanis menempatkan pencari keadilan sebagai subjek utama, dengan pendekatan yang menghormati martabat manusia:

  • Pelayanan ramah dan inklusif, terutama bagi kelompok rentan (perempuan, anak, penyandang disabilitas, lansia).
  • Pendekatan keadilan restoratif yang mengedepankan pemulihan, dialog, dan keseimbangan kepentingan para pihak.
  • Bahasa hukum yang sederhana dan komunikatif agar putusan dan proses mudah dipahami.
  • Penguatan etika dan integritas aparatur peradilan untuk membangun kepercayaan publik.

3. Penguatan SDM dan Budaya Kerja

Transformasi tidak hanya soal sistem, tetapi juga manusia di dalamnya:

  • Peningkatan kompetensi aparatur melalui pelatihan teknis, etika, dan pelayanan publik.
  • Budaya kerja melayani, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pencari keadilan.
  • Kepemimpinan yang visioner untuk mendorong inovasi dan perubahan berkelanjutan.

4. Dampak dan Harapan

Transformasi menuju peradilan modern dan humanis diharapkan menghasilkan:

  • Akses keadilan yang lebih luas dan setara.
  • Proses peradilan yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan.
  • Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.
  • Terwujudnya keadilan yang tidak hanya legal-formal, tetapi juga berkeadilan sosial.

Bangga Menjadi Warga PTA Jambi

Menjadi bagian dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jambi merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang patut dibanggakan. PTA Jambi bukan sekadar institusi penegak hukum, tetapi juga wadah pengabdian bagi aparatur peradilan yang menjunjung tinggi nilai keadilan, integritas, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat pencari keadilan.

Kebanggaan sebagai warga PTA Jambi tumbuh dari komitmen bersama untuk menjaga marwah peradilan agama yang bersih, berwibawa, dan bermartabat. Setiap tugas yang diemban dijalankan dengan penuh tanggung jawab, berlandaskan prinsip independensi peradilan serta nilai-nilai luhur yang bersumber dari hukum dan moral.

PTA Jambi juga menjadi tempat bertumbuhnya semangat kebersamaan dan kerja sama. Sinergi antar pimpinan, hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur peradilan menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Dalam kebersamaan itulah terbangun kekuatan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sehingga pada paruh tahun 2025 PTA Jambi mampu berinovasi dengan menghidupkan kembali majalah digital Gentala, membuat studio modern untuk Podcast Gentala dan Prima TV.

Selain itu, kebanggaan sebagai warga PTA Jambi tercermin dalam kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi informasi dengan menyabet juara II Keterbukaan Informasi Provinsi tahun 2025, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dengan sukses menyelenggarakan bimtek CPP, serta komitmen terhadap reformasi birokrasi menjadi bukti nyata upaya PTA Jambi dalam mewujudkan peradilan yang modern dan terpercaya.

Dengan semangat pengabdian, loyalitas, dan integritas, menjadi warga PTA Jambi berarti siap berkontribusi nyata bagi terwujudnya keadilan yang berkeadaban. Kebanggaan ini bukan hanya terletak pada nama institusi, tetapi pada nilai dan tanggung jawab yang diemban untuk memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Akhirnya atas nama pimpinan dan keluarga besar PTA Jambi, saya mengucapkan "Selamat Ulang Tahun PTA Jambi ke 33 Transformasi Peradilan Menuju Pelayanan Modern dan Humanis"

Wallahu a'lam bi showab

Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, salam sehat, solid, speed

Jambi, 6 Februari 2026

Dr. Chazim Maksalina, M.H